Palangka Raya, muipalangkaraya.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Kalimantan Tengah, mengesahkan pembentukan Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Kalimantan Tengah sebagai salah satu lembaga (lajnah) yang akan memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat.
Pembentukan LTMNU Kalimantan Tengah merupakan bagian dari penguatan kelembagaan PWNU Kalimantan Tengah di bawah menindaklanjuti amanat organisasi agar setiap kepengurusan wilayah memiliki Lembaga Ta’mir Masjid sebagai pelaksana kebijakan Nahdlatul Ulama di bidang pengembangan dan pemberdayaan masjid.
Dalam susunan kepengurusan yang telah ditetapkan, H. Muhammad dipercaya memimpin LTMNU Kalimantan Tengah untuk masa khidmat 2026–2031.
Ketua LTMNU Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa terbentuknya lembaga ini menjadi langkah awal untuk memperkuat tata kelola dan kemakmuran masjid-masjid warga Nahdlatul Ulama di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
“Setelah LTMNU Kalimantan Tengah terbentuk, agenda prioritas kami adalah menyusun pembentukan kepengurusan LTMNU di seluruh kabupaten dan kota. Proses tersebut akan dilakukan melalui koordinasi bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di masing-masing daerah agar terbentuk jaringan LTMNU yang solid dan mampu menjalankan program secara berkesinambungan,” ujar H. Muhammad, Kamis (6/8/2026).
Menurutnya, keberadaan LTMNU di tingkat kabupaten/kota sangat penting untuk memperkuat fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan keagamaan, pembinaan umat, pelayanan sosial, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ke depan, LTMNU Kalimantan Tengah juga akan memprioritaskan pendataan masjid dan musala warga NU, peningkatan kapasitas pengurus takmir, penyusunan standar tata kelola masjid, serta pengembangan program kemakmuran masjid yang selaras dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Dengan terbentuknya LTMNU Kalimantan Tengah, PWNU Kalimantan Tengah berharap seluruh masjid di lingkungan Nahdlatul Ulama dapat semakin berdaya, profesional dalam pengelolaan, serta mampu menjadi pusat peradaban umat sebagaimana cita-cita LTMNU sejak didirikan sebagai lembaga resmi Nahdlatul Ulama. (*)




